Breaking News

Usia Belia, SSB KSS Luar Biasa

Ketua SSB KSS, Suherman (kiri), bersama manajer Saepul Bahri. (Foto: Ayi Purnama)
SSB Karawang Soccer School (KSS) memang usianya masih belia dalam dunia pembinaan pesepakbola usia dini. Hingga Selasa (6/2/2018), SSB yang memiliki sekretariat di Jalan Mangga No 4 RT 04/11, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat ini baru berusia 82 hari. Tapi, SSB KSS mampu tampil luar biasa dan memberi warna berbeda dalam persepakbolaan Karawang.

Resmi terbentuk pada 17 November 2017, SSB KSS kini memiliki kurang lebih 17 siswa yang mayoritas dihuni pemain kelahiran 2007 atau 11 tahun. Dibina di bawah arahan tiga pelatih lokal yaitu Oktavianto, Aziz dan Ajri, SSB KSS secara rutin menggelar latihan setiap Senin, Rabu dan Jumat di Lapangan Moksen Karawang.

Selain fokus meningkatkan skill pemain, berbekal kekompakan manajemen dan seluruh orang tua siswa, para pemain pun dibina karakternya dengan dilibatkan dalam pengajian bersama di sekretariat SSB KSS usai menjalani latihan.

Hal ini pun yang diyakini seluruh pengurus dan orangtua siswa menjadi modal terbentuknya chemistry antar pemain sehingga prestasi luar biasa mampu ditorehkan dengan usia yang masih belia.

Keluarga besar SSB KSS Karawang. (Foto: Ayi Purnama)
Menembus tingkat Jawa Barat dalam gelaran Aqua Danone Nations Cup (DNC) 2018 adalah bukti prestasi membanggakan yang ditorehkan. SSB yang akan fokus membina pemain kelahiran 2006 hingga 2009 ini mampu mengalahkan ratusan SSB yang secara usia jauh lebih tua saat berlaga dalam gelaran Danone Wilayah Bekasi, Sabtu (27/1/2017).

SSB KSS berhasil mewakili Wilayah Bekasi bersama tujuh SSB lainnya yaitu SSB Seroja (Karawang), SSB Karfas, SSB Bina Muda, SSB BSS-LFA (Kabupaten Bekasi), SSB Irpas Putra, SSB Beringin Pratama (Kota Bekasi) dan SSB Raja Elang (Purwakarta).

Sesuai jadwal, mereka akan bersaing dengan 40 SSB yang lolos dari Wilayah Bandung, Tasikmalaya, Subang, Sukabumi dan Bogor di Stadion Siliwangi pada 10-11 Februari 2018.

“Menyalurkan hobi dan bakat anak-anak, serta menjalin silaturahmi merupakan modal kami mendirikan SSB KSS ini. Terkait Danone, kami tidak ada target lolos ke nasional pada tingkat Jawa Barat nanti. Tapi akan berusaha memberi yang terbaik meski harus bersaing dengan SSB-SSB yang jauh lebih berpengalaman. Yang pasti, kami bangga bisa bertahan di event bergengsi seperti Danone hingga sejauh ini. Mudah-mudahan ini menjadi pengalaman dan pelajaran berharga bagi anak-anak dalam upaya mewujudkan impian mereka menjadi pesepakbola profesional,” ujar Ketua SSB KSS, Suherman, didampingi manajer Saepul Bahri, kepada Karawangsport, Senin (5/2/2017). (ayi)

Tidak ada komentar