Breaking News

Dukung Asian Games 2018, Karawang Sosialisasikan Cara Penanganan Cedera Olahraga Kepada Atlet Melalui Sport Massage

Oleh: Astri Ayu Irawan, S.Pd., M.Pd
(Penulis merupakan Mahasiswi Program Doktoral Penjas PPS-UNJ)

Pada beberapa pekan yang lalu Karawang mensosialisasikan cara penanganan cedera olahraga kepada atlet melalui sport massage. Dimana kegiatan ini didukung oleh Dinas Pendidikan, Olahraga dan Pemuda Karawang yang dilaksanakan di Kampus Universitas Singaperbangsa Karawang. Dengan dihadiri peserta dari guru pendidikan jasmani, atlet, pelatih, masyarakat dan juga mahasiswa.

Dalam dunia keolahragaan pengetahuan tentang penanganan cedera olahraga melalui sport massage sangat lah penting. Dimana disetiap kegiatan olahraga pasti akan ada yang mengalami cedera di lapangan.

Hal yang paling utama ketika terjadi cedera adalah melakukan metode RICE, dimana R=rest (istirahat) I=ice (es batu) C=compression (kompres) E=elevation(elevasi). Metode ini merupakan penanganan cedera diawal yaitu dengan melakukan kompres es batu kebagian tubuh yang terkena cedera. Metode RICE bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri, mengurangi bengkak, dan memperlancar perederan darah. Metode ini dilakukan 2x24 jam mulai saat terjadinya cedera, setelah itu baru boleh dilakukan sport massage.

Sport massage merupakan suatu gerakan pijat/tekanan pada bagian tubuh yang bertujuan untuk mereleksasikan otot, serta memperlancar peredaran darah dalam tubuh. Dalam hal ini tidak mempunyai pengertian bahwa sport massage hanya untuk olahragawan saja, tetapi boleh juga diberikan kepada siapa saja, baik orang tua maupun orang muda, pria ataupun wanita. Termasuk mereka yang menderita cedera-cedera ringan dapat disembuhkan dengan sport massage.

Dalam dunia olahraga sport massage dapat diterapkan baik sebelum bertanding, saat jeda tanding, dan sesudah olahraga dengan karakteristik khusus sesuai tujuan cabang olahraganya. 
Pada saat terjadi cedera kemudian mengalami bengkak/memar pada suatu bagian tubuh, maka hal yang harus dilakukan adalah dengan metode rice 2x24 jam. Namun ketika sudah dilakukan metode tersebut masih terlihat bengkak/memar maka yang diperbolehkan untuk dimassage adalah sekitaran cedera bukan tempat yang cedera. Sedangkan tempat cedera nya tetap diberikan kompres es batu atau metode RICE. 

Hal ini sering dilakukan pada para atlet baik pada event Nasional maupun Internasional seperti Asian Games 2018 ini, atau pun pada saat latihan.
  
Antusias dari para peserta yang begitu luar biasa dengan banyak nya pertanyaan dan juga menceritakan pengalamannya masing-masing merupakan salah satu arti betapa pentingnya pengetahuan tentang penanganan cedera olahraga kepada atlet melalui sport massage.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk dukungan masyarakat Karawang terhadap kegiatan Asian Games 2018. Sekaligus merupakan pengetahuan bagi masyarakat yang berada dalam lingkungan olahraga baik pelatih, atlet, guru olahraga, mahasiswa penjas, dan juga masyarakat sekitar Karawang. 

Dimana masyarakat setelah kegiatan sosialisasi tersebut diharapkan akan cepat dan tanggap saat terjadi cedera olahraga di lapangan dan dapat melakukan tindakan penanganan cedera dengan tepat dan benar. (*)

Tidak ada komentar