Breaking News

Bantu Program Pemerintah Kurangi Pengangguran, PT. BSK Lahirkan Tenaga Kerja Profesional di Bidang Jasa

Frans AM Mogot, SE. (Foto: Istimewa)
Karawang, Karawangsport
PT. Bravo Satya Kencana (PT. BSK) sebagai perusahaan penyedia jasa terus eksis mengibarkan sayapnya. Dengan tekad membantu program pemerintah mengurangi pengangguran, PT. BSK aktif lahirkan tenaga-tenaga kerja yang profesional di bidangnya.

Direktur PT. BSK, Frans AM Mogot, SE, mengatakan, sebagai penyedia jasa, perusahaannya aktif bergerak dalam beberapa bidang jasa seperti, penyedia layanan produk pengamanan dan keamanan, penyedia layanan jasa tenaga pengamanan, tenaga kerja produksi, driver dengan system outsourching, penyedia layanan jasa perparkiran seperti di mall, ruko, perkantoran, rumah sakit dan lain-lain, serta penyedia layanan jasa transportasi.

“Tentunya semuanya kami landasi dengan visi dan misi perusahaan yaitu memaksimalkan pengamanan dan perlindungan pada pengguna layanan kami secara mikro dan makro (diri dan perusahaan), serta memberikan keamanan dan kenyamanan bagi individu maupun masyarakat yang berada di lingkungan sekitar pengguna layanan kami pada saat yang sama dengan menggunakan strategi pengamanan dan perlindungan yang berorentasi pada hak asasi manusia dan kepuasan pengguna layanan kami," ujar Frans AM Mogot, kepada Karawangsport, Selasa (14/8/2018).

Selain itu, lanjut calon anggota DPRD Kabupaten Karawang dapil 1 ini, perusahaannya fokus meningkatkan dan memaksimalkan tenaga kerja yang berasal dari masyarakat setempat, serta menggunakan teknologi yang tepat untuk dijadikan senjata utama dalam rangka memberikan pengamanan dan perlindungan yang sempurna kepada pengguna layanan.

"Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dalam upaya menjaring tenaga kerja, seperti dengan Kepala Desa Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, bapak Muhammad Tolip," ucapnya.

Frans AM Mogot, SE (baju putih) bersama Muhammad Tolip (kanan). (Foto: Istimewa)
Frans menjelaskan, awal mula berdirinya perusahaan yang kini memiliki kurang lebih 1000 karyawan, didasari oleh rasa keprihatinan melihat kenyataan banyak tenaga kerja baik di bidang produksi maupun pengamanan yang bertugas masih belum mampu memenuhi beberapa kriteria yang cukup penting dalam melaksanakan  pekerjaannya. Yaitu segi keprofesionalan dalam bertugas/bekerja, segi Kecerdasan baik dalam berpikir, bersikap, bertindak pada saat menghadapi berbagai macam situasi dan kondisi khususnya pada saat yang kritis, dan segi loyalitas.

“Dengan adanya kenyataan atau fakta tersebut membuat kami kemudian berfikir dan akhirnya merealisasikannya dalam bentuk pembuatan perusahaan ini. Dengan tekad untuk melaksanakan penanganan masalah tenaga kerja secara profesional di semua bidang,” jelasnya.

Untuk menciptakan tenaga profesional, pria yang menjabat juga sebagai ketua Garda Pemuda NasDem Kabupaten Karawang ini menegaskan, dibutuhkan tenaga-tenaga ahli yang profesional. Oleh karena itu, lanjut dia, sejak mulai berdiri pada tanggal 19 Juni 2007 di Bekasi, PT. BSK ditangani oleh orang-orang yang berkompeten di bidangnya.

“Dari awal kami telah banyak berkoordinasi  dengan kawan-kawan baik yang berasal dari TNI dan POLRI. Seperti Kombes Pol. Drs. Djoni Siahaan, Mayor TNI AD Juli Sudiartomo.SH, Ir. H. Rivold Susanto dan Raden Hardi Putranto,SH. Mereka pada umumnya bersedia menjadi tenaga ahli di perusahaan kami,” katanya.

Ditambahkan Frans, individu-individu yang bekerja dan mengatur perusahaan ini merupakan individu-individu profesional, pilihan dan cukup senior serta memiliki nama baik (reputasi yang baik) di bidang layanan yang perusahaan berikan. Sehingga PT. BSK dapat memberikan kepuasan yang sempurna bagi setiap pengguna layanan dengan sangat maksimal.

“Perusahaan kami cukup layak untuk anda percayakan baik keamanan diri maupun investasi anda karena perusahaan kami memiliki tata organisasi yang tepat dan aspek legalitas yang jelas,” tutur anggota exco Askab PSSI Karawang.

Hingga 11 tahun berdirinya PT. BSK, Frans mengungkapkan, perusahaan yang kini berpusat di Karawang (Ruko Primrose Blok A1-7, Puseurjaya, Telukjambe Timur, Karawang) telah memiliki tiga cabang lainnya yang berlokasi di Jakarta Utara, Kalimantan Timur, dan FakFak Papua Barat.

“Mudah-mudahan kami bisa terus memberikan manfaat bagi bangsa ini. Salah satunya mengurangi pengangguran di tengah-tengah masyarakat, termasuk di Karawang,” katanya. (ayi)

Tidak ada komentar