Breaking News

Demi Membuat Bangga Orang Tua, Imam Bertekad Kibarkan Merah Putih di Asian Games 2018

Imam Maulana Muttaqin (tengah) bersama kedua orang tuanya. (Foto: Istimewa)
Atlet sambo Indonesia Imam Maulana Muttaqin mengusung misi tinggi dalam keterlibatan di Asian Games 2018. Imam bertekad mengibarkan bendera merah putih di tiang tertinggi demi membuat bangga kedua orang tuanya dan juga bangsa Indonesia.

Imam masuk tim nasional Indonesia cabor sambo setelah tampil oke saat mengikuti seleksi nasional pada Januari 2018. Atlet kelahiran Karawang, 5 september 1992 ini keluar sebagai yang terbaik dari semua pesaingnya.

"Insya Allah, meski saya tumbuh dan besar sebagai atlet judo, saya akan berusaha maksimal mewujudkan cita-cita meraih emas bersama tim sambo di Asian Games," ujar Imam Maulana, kepada Karawangsport, Jumat (17/8/2018).

Semangat untuk meraih prestasi tinggi diakui atlet yang akan turun di kelas 52 kg putra ini kian membara berkat dukungan yang diberikan keluarga, Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Karawang dan Padepokan Judo Taruna Karawang (PJTK).

“Keluarga, rekan-rekan atlet dan pelatih judo Karawang merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam karir keatletan yang saya jalani. Berkat mereka saya bisa seperti ini. Terima kasih khususnya kepada para pelatih (Arnold silalahi, Solehurohman, Mukti Darmawan dan Sultoni Adam) yang telah membimbing saya selama ini dan Billy Sugara yang mengenalkan saya pada judo,” ucapnya.

Atlet yang menggeluti judo sejak SD ini memiliki segudang prestasi sebagai modal terjun di Asian Games. Ia pernah menyabet prestasi mulai dari kejurda, kejurnas, Popnas, Porda, PON, bahkan kejuaraan internasional seperti di Malaysia, Thailand, Vietnam, Bali dan Singapura.

“Semoga saya benar-benar bisa menyempurnakan karir saya dengan prestasi di Asian Games tahun ini. Begitu juga dengan teman-teman atlet judo Karawang lainnya yang berlaga di Asian Games yaitu Anggun Nurajijah (cabor sambo), Mutiara Amanda (sambo), Billy Sugara (kurash), Bayu Febrian Rahman (kurash) dan Dhiva Alfais (kurash),” kata kakak kandung dari M. Riza Ridwanullah dan Syifa Meida Amalia.


Bangga
Dihubungi terpisah, orang tua atlet yang sempat menggeluti olahraga bola voli dan sepakbola, Oyeh Suyanto dan Yuni Hartini Budiastuti mengaku bangga atas keterlibatan anak pertama mereka di hajatan olahraga terbesar di Asia.

“Doa dari kami selalu menyertai Imam. Semoga ia bisa mengangkat nama baik keluarga, Kabupaten Karawang dan Indonesia,” ucap Oyeh Suyanto yang diamini Yuni Hartini Budiastuti. (ayi/dea)

Tidak ada komentar