Breaking News

Berlangsung di Stadion Singaperbangsa, 50 Tim Meriahkan Komunitas Jujur Indonesia U-9 dan 11

Founder Komunitas Jujur Indonesia, Rosada (kiri) dan mitra Komunitas Jujur Indonesia Zulfikar Arpi (kanan) saat foto bersama usai menyerahkan piagam kepada pemain. (Foto: Ayi Purnama)
Sebanyak 50 tim yang berasal dari berbagai SSB se-Indonesia memeriahkan Komunitas Jujur Indonesia U-9 dan 11 di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, Minggu (3/2/2019).

Founder Komunitas Jujur Indonesia, Rosada mengatakan, 50 tim yang terlibat terdiri dari 18 tim U-9 dan 32 tim U-11.

“Seluruh tim bersaing mulai fase grup, karena kami membagi U-9 ke dalam enam grup (3 tim per grup) dan U-11 menjadi delapan grup (4 tim). Setelah itu, tim-tim peserta kembali bersaing dalam kategori golden (juara grup), silver (runner up), bronze (peringkat 3) dan iron (peringkat 4),” ujar Rosada, kepada Karawangsport, Minggu (3/2/2019).

Dijelaskan Rosada, persaingan pemain-pemain U-9 dan 11 ini menjadi penutup kejuaraan edisi ke-15 Komunitas Jujur Indonesia. Sebelumnya, Komunitas Jujur Indonesia telah menggelar U-18 di Lapangan Yonif Para Raider 305 Kostrad Karawang, Minggu (27/1/2019).

“Insyaallah pada awal Mei tahun ini kami juga akan menyelenggarakan kejuaraan edisi ke-16,” ucap pemilik sekaligus pelatih SSB Bina Rosada Soccer ini.

Pada akhir kejuaraan yang memperebutkan Piala Keita Cup, SSB Bandung Timur, M’Private Bogor dan Kancil Mas Karawang menempati tangga juara 1, 2 dan 3 golden champions U-9. SSB Tunas Prima, Wirasaba Karawang dan Bina Rosada Soccer Karawang di podium juara 1, 2 dan 3 golden star.

Sedangkan U-11 menempatkan Kabomania Bogor, NMSS Jakarta, Karfas Cikarang dan Kancil Mas Karawang di posisi juara 1, 2, 3 dan 4 golden Champions. SSB IPI Bandung, Perrsa Subang, G.O.T Karawang dan Putra Utama sebagai juara 1, 2, 3 dan 4 golden star.

“Selamat kepada tim-tim yang menempati juara kategori golden. Hal yang sama kami ucapkan juga bagi tim-tim yang berhasil menjuarai kategori silver, bronze dan iron,” katanya.

Dihubungi terpisah, mitra Komunitas Jujur Indonesia, Zulfikar Arpi mengaku bangga dengan keberadaan Komunitas Jujur Indonesia. Menurutnya, komunitas yang beridiri pada Januari 2016 ini begitu konsisten melakukan pembinaan dalam sepakbola dengan aktif menggelar kejuaraan.

“Tak hanya itu, yang membuat kami lebih bangga yaitu komunitas ini begitu gigih menyuarakan pentingnya kejujuran dalam sepakbola. Mudah-mudahan dengan semangat kejujuran yang terus dikumandangkan Komunitas Jujur Indonesia, sepakbola Tanah Air semakin maju seperti yang di cita-citakan kita semua,” kata ayah dari Keita Arfi ini. (ayi)







Tidak ada komentar