Breaking News

Ratusan Pelajar SD Bersaing di Invitasi Olahraga Tradisional Karawang 2019

cabang olahraga tradisional hadang. (Foto: Ayi Purnama)
Sebanyak 720 pelajar Sekolah Dasar (SD) bersaing dalam perhelatan Invitasi Olahraga Tradisional tingkat Kabupaten Karawang di Lapangan Sepakbola Ponpes Sumber Barokah, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat, Rabu (19/6/2019).

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Dra. Sitti Imas Massitoh, M.Pd mengatakan, selain pelajar SD, kegiatan yang dihadiri KONI Karawang, Koramil, dewan pendidikan, para pengawas dan Korwilcambidik, dimeriahkan 210 pelatih dan ofisial.

“Mereka merupakan perwakilan yang berasal dari 30 kecamatan yang ada di Karawang,” ujar Sitti Imas Massitoh, didampingi Kasi Pemuda, Kosasih, S.Pd., M.M, saat ditemui Karawangsport, Rabu (19/6/2019).

Dijelaskan Imas, seperti tahun sebelumnya, Invitasi Olahraga Tradisional tahun ini mempertandingkan lima cabang olahraga yaitu terompah panjang, egrang, dagongan, sumpitan dan hadang.

“Nantinya tim yang meraih juara satu dari masing-masing cabang olahraga berhak mewakili Karawang berlaga di tingkat Provinsi Jawa Barat yang rencananya akan digelar di Kabupaten Pangandaran,” jelasnya.

Egrang. (Foto: Ayi Purnama)
Ditambahkan Imas, selain sebagai ajang seleksi menuju tingkat provinsi, kegiatan digulirkan sebagai wadah apresiasi pelajar Karawang dalam bidang olahraga tradisional, meningkatkan prestasi pelajar Karawang untuk melahirkan atlet-atlet andal di tingkat provinsi maupun nasional, dan ajang meningkatkan dan mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan di kalangan pelajar Karawang, serta memberikan ruang bagi pelajar Karawang untuk berprestasi khususnya kemampuan olahraga tradisional di Karawang.

“Mudah-mudahan para pelajar yang mewakili Karawang di tingkat provinsi (Jabar) nanti bisa mengharumkan nama daerah dengan keluar sebagai juara umum. Apalagi Karawang memiliki modal berharga setelah tahun lalu mampu keluar sebagai juara umum 2 dengan torehan 1 emas (hadang), 1 perak (dagongan) dan juara harapan (terompah panjang). Bahkan merah juara nasional melalui cabor hadang,” ucapnya.

Terompah panjang. (Foto: Ayi Purnama)
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karawang, Drs. H. Dadan Sugardan, M.Pd berharap, olahraga tradisional bisa terus dikembangkan di setiap sekolah. Pasalnya, lanjut dia, selain ajang berprestasi, dengan aktif menggeluti olahraga bisa mencegah diri dari kegiatan yang negatif.

“Olahraga tradisional ini memiliki nilai-nilai karakter yang baik bagi perkembangan anak-anak, seperti kebersamaan, disiplin dan tanggung jawab. Lebih dari itu, dengan aktif mengembangkan olahraga tradisional, itu artinya kita terlibat dalam upaya melestrarikan budaya bangsa di tengah terjangan arus modernisasi yang semakin besar,” katanya.

Dalam kegiatan Invitasi Olahraga Tradisional yang dilaksanakan Bidang Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Komite Olahraga Tradisional Indonesia (KOTI), Kecamatan Rengasdengklok keluar sebagai juara 1 terompah panjang, Rawamerta (egrang), Tirtajaya (dagongan), Pakisjaya (sumpitan) dan Pedes (hadang). (ayi/dea)

Berikut Daftar Juara Invitasi Olahraga Tradisional Kabupaten Karawang 2019

  • Terompah Panjang: Rengasdengklok (1), Rawamerta (2) dan Cilebar (3)
  • Egrang: Rawamerta (1), Kotabaru (2) dan Klari (3)
  • Dagongan: Tirtajaya (1), Rengasdengklok (2) dan Cibuaya (3)
  • Sumpitan: Pakisjaya (1), Rengasdengklok (2) dan Pedes (3)
  • Hadang: Pedes (1), Tempuran (2), Cilamaya Kulon dan Tirtajaya (3)
Sumpitan. (Foto: Ayi Purnama)
Dagongan. (Foto: Ayi Purnama)


Tidak ada komentar