Breaking News

Persika Butuh Keajaiban

Joko Subali
Merosotnya posisi Persika Karawang ke peringkat lima klasemen sementara grup 3 Divisi Utama 2014-2015, ternyata tak luput dari perhatian pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) Pangkal Perjuangan, Joko Subali. Menurutnya, Persika membutuhkan keajaiban agar bisa finish di posisi dua besar grupnya, dan memastkan diri lolos ke babak 16 besar.

"Harapan untuk lolos masih ada. Tapi untuk bisa mewujudkannya membutuhkan perjuangan yang hebat, di samping berharap tim lain yang berada di posisi atas meraih hasil yang tidak maksimal," katanya saat dihubungi Karawangsport, Rabu (18/6/2014).

Memang, sampai pertandingan kesepuluh yang telah dijalaninya, tim besutan Suimin Diharja baru mengumpulkan 13 poin hasil tiga kali menang, empat kali seri dan tiga kali kalah. Di atasnya ada Persipon Pontianak yang mengoleksi 14 poin, Persibangga Purbalingga dengan raihan 15 poin, PSGC Ciamis yang telah memperoleh 18 poin, dan PSCS Cilacap yang berhasil memuncaki klasemen sementara dengan 22 poin.

Dengan perolehan poin seperti itu, secara hitam putih, Persika memang masih bisa lolos ke babak selanjutnya, setidaknya finish di poisi dua di bawah PSCS. Tetapi itu hanya bisa terjadi jika ada keajaiban atau skenario sebagai berikut.

Pertama, Persika memenangi empat pertandingan terakhir sementara tim-tim yang berada diatasnya, terutama PSGC yang berada diperingkat dua, minimal kalah dalam dua pertandingan. Jika itu terjadi, maka Persika akan mengumpulkan 25 poin dan menjadi runner up dari PSCS yang memiliki pelunag lebih besar untuk menjadi juara grup. Sementara PSGC mendapatkan 24 poin, Perrsibangga serta Persipon masing-masing mengumpulkan 24 poin dan 23 poin karena kedua tim tersebut akan bertemu dengan Persika.

Skenario kedua, Persika menang dalam empat pertandingan terakhir sementara PSCS kalah dalam empat pertandingan terakhir. Jika ini terjadi maka Persika akan berada di posisi puncak dengan 25 poin dan PSGC dibawahnya dengan 24 poin. (Catatan; PSGC tetap kalah dalam dua pertandingan)

Skenario seperti ini tentu saja berat. Selain karena harus berusaha memenangi dua laga kandang saat menjamu Persipon dan Persibangga, Persika juga harus bisa mengalahkan tuan rumah saat berkunjung ke markas Persikab Kabupaten Bandung dan Persires Kuningan.

Persiaka sebenarnya sempat membuka harapan untuk finish di posisi dua sampai laga ke sepuluhnya. Setelah Agus Supryanto dkk. selalu unggul terlebih dahulu dalam dua laga terakhirnya saat menjamu Persipasi dan berkunjung ke PSGC. Namun sayang, keunggulan itu tidak bisa dipertahankan, karena tim lawan selalu mendapatkan hadiah penalti menjelang pertandingan berakhir.

"Ya, andai kemenangan di dua laga tersebut bisa dipertahankan, Persika akan lebih mudah untuk lolos ke babak perdelapan final. Karena Persika akan mengumpulkan poin 17 sama dengan perolehan PSGC. Namun, Persika lebih unggul dalam selisih gol," jelasnya.

"Tapi kita semua harus selalu ingat, bahwa sepakbola tetaplah sepakbola. Semuanya belum bisa disimpulkan jika kompetisi belum berakhir. Apapun bisa terjadi dalam sepakbola, tak ada yang bisa dipastikan," tambahnya.

Sebelum mengakhiri pembicaraan, pelatih berusia 36 tahun ini mengajak, agar seluruh masyarakat Karawang terus mendukung perjuangan Persika sampai laga terakhirnya di grup 3. Karena ia yakin, dengan dukungan dan kerja keras dari tim Persika, maka akan sangat mungkin untuk Persika lolos ke babak 16 besar nantinya.

"Mari kita semua berdo'a semoga Persika bisa memberikan yang terbaik untuk Karawang," ajaknya mengakhiri pembicaraan. (ayi)

Tidak ada komentar