Breaking News

Jelang Latihan Ancab TNI AD 2019, Prajurit Yonif PR 305/Tengkorak Dilepas Pangkostrad

Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr(Han) (kanan) melepas pasukan yang akan menjalani Latihan Ancab TNI AD 2019. (Foto: Istimewa)
Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Para Raider 305/Tengkorak  yang tergabung dalam Satuan Manuver Latihan Antar Kecabangan (Ancab) Brigif Para Raider 17 dilepas oleh Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr(Han) di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Minggu, (4/8/2019).

Yonif Para Raider 305/ Tengkorak dibawah pimpinan langsung komandan batalyon menjadi salah satu pasukan manuver depan  dalam kegiatan Latihan Ancab Brigif Para Raider 17 tahun 2019. 

Danyonif Para Raider 305/Tengkorak, Mayor Inf Fajar Akhirudin, S.I.P., M.Si (kanan, berdiri). (Foto: Istimewa)
Danyonif Para Raider 305/Tengkorak, Mayor Inf Fajar Akhirudin, S.I.P., M.Si mengatakan, kegiatan Latihan Ancab ini akan dilaksanakan selama  kurang lebih 14 hari di Puslatpur Baturaja Sumatera Selatan.

“Ini suatu kehormatan bagi satuan kami karena dapat ikut terlibat di dalam pelaksanaan latihan tertinggi tingkat Angkatan Darat ini. Semoga kami dapat melakukan kegiatan latihan dengan baik,” ujar Danyonif.

Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr(Han) yang bertindak sebagai inspektur upacara, dalam amanatnya mengucapkan selamat datang di Pelabuhan Merak Cilegon baik kepada pelaku, maupun pendukung latihan yang akan melaksanakan latihan di Puslatpur Kodiklat Angkatan Darat Baturaja.

“Bukan sekedar ada dan hadir, tetapi untuk memberi kontribusi yang besar bagi kemajuan Angkatan Darat khususnya Kostrad sekarang dan di masa yang akan datang melalui latihan yang akan kita laksanakan,” ucap Pangkostrad.

Pangkostrad mengatakan, tujuan Latihan Ancab yaitu untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan teknik.

“Taktik dalam manuver lapangan pada operasi serangan tingkat Brigade diperkuat dengan unsur-unsur bantuan tempur dan bantuan administrasi serta operasi pertahanan dan serangan oleh satuan setingkat Brigade,” tutur Pangkostrad.

Pada kegiatan upacara pelepasan ini dihadiri oleh Pangdivif 1 Kostrad serta para pejabat Makostrad maupun Divisi 1 serta para Dansat jajaran Divisi 1 Kostrad. (rls/ayi)


Tidak ada komentar